kecelakaan di ketapang kalbar
KETAPANG Gempa tektonik bermagnitudo 5,0 terjadi di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (1/7/2022) pukul 05.13 WIB. Posisi persis gempa berada di koordinat 2.57 Lintang Selatan, 109.98 Bujur Timur atau sekitar 25 kilomater dari Pantai Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.
Berikutkronologi tabrakan dua kapal besar di Pelabuhan Ketapang yang terekam CCTV dan beberapa kamera amatir. Selengkapnya. Berikut ini jadwal lengkap waktu berbuka dan salat magrib di Ketapang, Kalimantan Barat dan sekitarnya untuk hari ini, Kamis 28 April 2022, yang dikutip dari kemenag.
SEPANJANGsering keluyuran di wilayah pastoral Keuskupan Ketapang di Kalbar, jarang terdengar di telinga saya nama "Botong". Botong saat ini masih berstatus pra paroki. Menjadi bagian dari layanan pastoral Gereja Santo Martinus Paroki Balai Berkuak. 310 km dari Ketapang
KecelakaanBus di Jalan Trans Kalimantan Merenggut 3 Nyawa, Sopir Cadangannya Positif Narkoba Viral Perempuan di Ketapang Punya Ide Bangun Rumah Kayu, Bagian Dalam Modern, Dibuat 1 Bulan 1
DINDANEWS KETAPANG - Dua tewas dalam kecelakaan lalulintas di ruas Jalan Ketapang - Siduk, Desa
Site De Rencontre Comorien En France.
PONTIANAK - Berikut berita Kalbar Populer hari ini Jumat 19 Mei 2023 dimulai dengan berita Tidak Lampirkan Bukti Visum Korban Pencabulan, Tiga Polisi di Pontianak Dilaporkan ke Polda Kalbar. Selanjutnya, Mahfud MD Sebut Ada Industri Hukum di Kalbar, Kejati Kalbar Siap Sanksi Oknum Jaksa Nakal. Lalu, Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Tabrak Satu Keluarga di Landak, Dua Orang Meninggal Dunia. Sedangkan terakhir, Terdakwa Pengasuh Cabul di Ketapang Divonis Mati, Pemerhati Anak Sudah Memenuhi Rasa Keadilan. Simak rangkuman 4 berita Kalbar Populer pilihan hari ini • Sebuah Rumah di Jalan Pulau Natuna Singkawang Barat Terbakar 1. Tidak Lampirkan Bukti Visum Korban Pencabulan, Tiga Polisi di Pontianak Dilaporkan ke Polda Kalbar Penasehat Hukum Korban Dewi Aripurnawati saat menunjukkan surat laporan ke Bidpropam Polda Kalbar. Rabu 17 mei 2023. PONTIANAK - Tiga personel dari Satreskrim Polresta Pontianak dilaporkan ke Bidpropam Polda Kalbar atas dugaan tidak profesional dalam menjalankan tugas. Tiga personel tersebut dilaporkan karena tidak melampirkan bukti visum et repertum di dalam berkas penyidikan kasus pencabulan anak dibawah umur. Didampingi ketua Yayasan Nanda Dian Nusantara, Devi Tiomana yang juga ketua Jaringan Perlindungan Anak Kalbar serta Penasehat Hukumnya Dewi Aripurnawati, ibu korban melaporkan tiga personel tersebut pada Rabu 17 mei 2023. Baca selengkapnya di sini 2. Mahfud MD Sebut Ada Industri Hukum di Kalbar, Kejati Kalbar Siap Sanksi Oknum Jaksa Nakal Menkopolhukam Mahfud MD. Dok. PONTIANAK - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Menkopolhukam Mahfud MD menyampaikan adanya fenomena industri hukum di Kalbar. Mahfud MD menyampaikan, bahwa adanya keresahan kepala daerah satu diantaranya Gubernur Kalbar Sutarmidji, karena ditengah proyek pembangunan yang sedang berlangsung, ada oknum Jaksa yang melakukan pemeriksaan dugaan korupsi, dan diduga melakukan Pemerasan. Terkait hal tersebut, Kejaksaan Tinggi Kalbar melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalbar Pantja Edi Setiawan menyampaikan pihaknya akan segara menindaklanjuti informasi tersebut. Baca selengkapnya di sini • Kemenag Kalbar Akan Telusuri Faktor CJH yang Belum Lakukan Pelunasan Biaya Haji
Pontianak ANTARA - Polres Ketapang, Kalimantan Barat mencatat ada dua kasus tindakan korupsi yang ditangani selama 2021 yakni terkait pengelolaan Dana Desa Desa di dua desa di daerah tersebut. "Dari kasus korupsi sepanjang tahun 2021 setidaknya sudah menyelamatkan aset keuangan negara baik perkara yang sedang ditangani dalam proses sidik maupun dalam proses penyelidikan," ujar Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana saat dihubungi di Ketapang, Selasa. Baca juga Apel gelar pasukan Operasi Lilin Kapuas di Mapolres Ketapang Ia menyebutkan untuk kasus dugaan korupsi pertama yakni pengelolaan DD di Desa Silat, Kecamatan Manis Mata dengan kerugian Kasus sudah tahap I dengan satu tersangka dan Barang Bukti BB yang sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum JPU. "Selanjutnya kasus dugaan korupsi pengelolaan DD Desa Tanjung Pura, Kecamatan Muara Pawan dengan kerugian Kasus ini sudah tahap II dengan tiga tersangka dan BB yang sudah dilimpahkan ke JPU. Baca juga Polisi dalami kasus penemuan mayat gantung diri di Kabupaten Ketapang Sementara untuk tindakan kasus pidana umum pada 2021 ini ada peningkatan sebesar 16 persen selama 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Kasus tindak pidana umum tercatat ada 405 kasus yang ditangani selama 2021. Sedangkan selama 2020 terjadi 347 kasus. Sehingga pada 2021 mengalami kenaikan 58 jumlah kasus tindak pidana atau sebesar 16 persen dibanding 2020. Jumlah tersangka yang terlibat kasus pidana ada 334 dengan rincian laki-laki dewasa 313, wanita dewasa sembilan dan remaja di bawah umur 12," kata dia. Kemudian untuk tindak pidana narkoba ada sebanyak 116 kasus. Kejahatan ini naik sebanyak 44 kasus dibanding tahun 2020 yang hanya 72 kasus. Total pelaku kasus tindak pidana narkoba 148, laki-laki 134 dan perempuan 14. Baca juga Tim Penjinak Bom Brimob Polda Kalbar selidiki ledakan di Ketapang "BB yang diamankan yakni sabu berat total gram bruto, ekstasi 286,75 butir dengan total berat bruto 65,96 gram bruto dan uang tunai paparnya. Ia melanjutkan, kemudian kasus kecelakaan lalu lintas sebanyak 62 sepanjang 2021 dengan korban meninggal 37. Pada kasus ini juga mengalami kenaikan dibanding 2020 yang hanya 59 kasus dengan korban meninggal 32. "Terjadi kenaikan angka kasus kecelakaan lalu lintas sebanyak tiga kasus atau sekitar 5 persen. Jumlah korban meninggal juga naik dari tahun sebelumnya sebanyak 5 jiwa atau sekira 15 persen," ungkap Kapolres. Baca juga Polisi akan olah TKP lanjutan dugaan bunyi ledakan di Ketapang Kapolres menambahkan selain itu pihaknya juga ada melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat Ops Pekat Kapuas 2021 mulai 1 Desember hingga 14 Desember. Selama Ops Pekat pihaknya berhasil menangani sejumlah kasus tindak pidana. Kasus-kasus itu yakni narkoba 11 kasus meliputi 13 tersangka dan judi 14 kasus meliputi 25 tersangka. Kemudian miras 97 kasus meliputi 97 pelaku yang 11 di antaranya lanjut lidik selebihnya pembinaan dan senjata tajam Sajam 242 kasus meliputi 425 tersangka. Selanjutnya kasus prostitusi 72 kasus meliputi 144 pelaku, premanisme 48 kasus meliputi 48 pelaku dan petasan tujuh kasus meliputi tujuh pelaku. Terhadap ketiga kasus terakhir ini semua pelaku dilakukan pembinaan. "Secara keseluruhan, tren gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Ketapang sepanjang 2021 ini naik dibandingkan tahun sebelumnya. Tentunya hal ini akan menjadi analisa dan evaluasi ke depannya untuk dapat menekan segala bentuk potensi gangguan Kamtibmas melalui kegiatan preemtif dan preventif serta penegakan hukum guna menciptakan Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas," kata dia. Baca juga Polres Ketapang terapkan PeduliLindungi tekan penyebaran COVID
Pontianak Antaranews Kalbar - Telah terjadi kecelakaan tunggal pesawat jenis Thras PK-ELB milik PT Elang Nusantara Air yang sedang menaburkan pupuk untuj kelapa sawit milik Sinarmas Group di Blok G, H 47, di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalbar, Sabtu. "Kejadian kecelakaan tunggal pesawat tersebut sekitar pukul WIB di Jalan Kebun Blok G, H47 Cendana Estate, Dusun Carik Desa Belaban Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, yang sedang bekerja mengangkut dan menaburkan pupuk di kebun kelapa sawit milik PT Kencana Graha Permai Cendana," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Purnomo dalam keterangan tertulis di Pontianak. Ia menjelaskan, pilot pesawat tersebut, yakni warga Australia Martin Derren Scott dan pilotnya dalam keadaan baik-baik saja, sementara tersebut mengalami patah sayap, patah roda dan tidak ada ledakan. Kronologis kejadian, yakni sekitar pukul pesawat seperti biasa mengangkut dan menaburkan pupuk di kebun kelapa sawit milik PT Kencana Graha Permai Cendana Estate. Pesawat tersebut sudah melakukan bolak balik landasan Cendana Estate sekitar 50 kali mengangkut dan menaburkan pupuk di kebun Cendana Estate tersebut. "Sekitar pukul WIB, Maneger Cendana Estate, Imam mendapatkan informasi bahwa pesawat tersebut mengalami kecelakaan dan mendarat darurat di Jalan Kebun Blok G, H 47 Cendana Estate, Dusun Carik, Desa Belaban Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, kemudian pihaknya langsung mendatangi TKP dan langsung menutup jalan tersebut dan Pesawat tersebut di tutup dengan terpal supaya tidak terjadi hal yang tidak di inginkan," kata Nanang. Sementara itu, menurut keterangan saksi mata yang ada di lokasi kejadian saudara Jumadi 40 pekerjaan operator traktor Cendana Estate menyatakan, sekitar pukul WIB, pesawat terbang rendah dan tiba tiba pesawat turun dan menghantam jalan. "Kemudian saksi melihat pilot keluar dari pesawat, pilot mengatakan dengan bahasa asing yang tidak dia mengerti oleh saksi mata seakan pilot minta panggilkan kru Bandara Cendana Estate, dan pilot menunggu di lokasi pesawat sampai menunggu kru bandara datang ke lokasi kejadian," ujarnya. Menurut informasi dari Manager Cendana Estate, Imam menyatakan, belum ketahui sebabnya pesawat tersebut mengalami kecelakaan dan mendarat mendadak, pihak perusahaan sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak KNKT, dan pihak KNKT akan datang ke TKP, Minggu 4/11.
KUBU RAYA, – Sebanyak dua warga negara China, diamankan dari sebuah rumah kontrakan di Jalan Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat Kalbar, Sabtu 3/6/2023 siang. Kepala Polisi Resor Kubu Raya AKBP Arief Hidayat mengatakan, keduainya bernama Yu Hao 48 dan Cao Funing 36, merupakan eks pekerja tambang emas PT Sultan Rafli Mandiri di Kabupaten Ketapang, Kalbar. Baca juga Bus Kecelakaan di Tol Jakarta-Tangerang, Seorang WN China Tewas di LokasiPengamanan kedua orang tersebut dilakukan bersama tim Polda Kalbar, Imigrasi Pontianak, dan aparatur desa setempat. “Keduanya diamankan setelah mendapat informasi masyarakat,” kata Arief melalui keterangan tertulis, Senin 5/6/2023. Arief menerangkan, dalam penggeledahan di rumah kontrakan tersebut, tim menemukan barang berupa satu karung berisi bebatuan, tiga karung berisi senter, tujuh tabung gas, satu jerikjen berisi asam hidroklorida, satu mesin penghancur batu, tiga mesin las, satu gulung kabel las, dan satu mesin interogasi awal menyebutkan, mesin dan barang tersebut digunakan untuk pengujian bahan material tambang emas yang mereka bawa ke lokasi tambang PT Sultan Rafli Mandiri. “Tidak ada aktivitas yang dilakukan di rumah kontrakan tersebut, rumah kontrakan itu hanya digunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang,” ungkap Arief. Arief memastikan, bekerja sama dengan Imigrasi Pontianak, pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif terhadap kedua warga negara China itu. Kepolisian mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan informasi keberadaan warga negera asing. “Kami akan melakukan penyelidikan mengenai perizinan, paspor, dan administrasi terkait kasus ini,” tutup Arief. Baca juga Serangan Jantung, WN China Penyelundup 1,6 Ton Sabu Meninggal di Lapas Batam Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
kecelakaan di ketapang kalbar